Gebyar Ramadan 2025 Gemakan Milad Ke-28 RS Jasa Kartini Tasikmalaya

Direktur PT KAH, H Cecep Hendra MBA (kedua dari kiri), didampingi beberapa unsur pimpinan di manajemen RS Jasa Kartini Tasikmalaya dan ketua pelaksana Gebyar Ramadan 2025,Senin (17/3) petang, memberi keterangan/konferensi pers berkenaan milad ke-28 tahun. .


Tasikplus.com-Di tengah berlangsungnya aktivitas pelayanan medik biasa, ada atmosfer lebih gaung di lingkungan Rumah Sakit (RS) Jasa Kartini Tasikmalaya pada Ramadan 1446 H/2025 ini, dengan even bertema Gebyar Ramadan 2025. Beberapa kegiatan menyemarakkan itu dimulai sejak awal Ramadan.


Rangkaian puncak kegiatan pada Senin (17/3) sore antara lain diisi penyerahan bantuan kepada anak-anak yatim-piatu, buka bersama, lalu mengisi perayaan Malam Nuzulul-Quran. Sebelumnya, ada juga lomba-lomba bertema penguatan kerohanian seperti lomba tilawah Quran antar-unit kerja.

“Ini rangkaian kegiatan kita selenggarakan berkenaan dengan tibanya momentum milad (hari kelahiran) RS Jasa Kartini yang kini memasuki usia ke-28 tahun. Tasyakur binni’mah seperti biasa kita gelar”, ujar pimpinan lembaga yang membawahi manajemen RS Jasa Kartini, Direktur PT KAH, H Cecep Hendra MBA.

Didampingi jajaran kabid dan kabag di RS Jasa Kartini, dalam konferensi pers itu Cecep kemudian menerangkan, bagaimana komitmen kerja pelayanan RS-nya bersama jajaran terus dibangun.

“Komitmen untuk terus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat”, sambungnya. 

Ia pun sempat mengungkap sepintas sejarah hadirnya RSJK yang dimulai dari satu pelayanan laboratorium kesehatan. Kemudian dengan segala kerja keras dan keteguhan pendiri, H Sahmin, sejak 1997 akhirnya RS Jasa Kartini hadir.

Owner RS lokal dengan permodalan terbatas bahkan bukan tenaga medis, dalam keuletan dan kerja kerasnya di perjalanan dapat mengarungi melewati hambatan-tantangan yang ada, sampai kemudian Jasa Kartini sebesar seperti sekarang ini.

Menjawab pertanyaan bagaimana iklim bisnis rumah sakit di tengah merebak banyaknya pendirian rumah sakit di Tasikmalaya saat ini, "Kita tak memedulikan bagaimana Tasikmalaya berdiri banyak RS, saat ini ada 15 rumah sakit, pemikiran kita itu malah seperti mengarahkan bahwa Tasikmalaya ini menjadi sentra pelayanan kesehatan, lalu yang penting bagi kita bagaimana terus bersaing baik dalam pelayanan”.

Pada refleksi milad ke-28 tahun 2025 ini, imbuh Cecep, ada dua program yang tengah dipersiapkan sebagai progres bangun ke depan pihaknya, antara memindahkan ruang-ruang rawat pasien ke area lapang belakang atau mengoperasikan RS Jasa Kartini di Subang yang sudah siap di tipe D.

“Namun, mana yang akan kita garap kedepankan atas dua program itu? Sementara ini kita pun masih terfokus bagaimana konkretnya pemberlakukan KRIS di rumah sakit yang akan diberlakukan pemerintah memasuki Juli tahun ini”, sebut H Cecep. gus


 

0 Komentar